Minggu, 24 Januari 2016

ORANG PENTING PENEMU TEORI SEL

1.Teori Sel Robert Hooke (1635-1703)

Robert hooke adalah seorang polymath Inggris yang memainkan peranan penting dalam revolusi ilmiah, melalui kerja eksperimen dan teoretis.
Dia Dilahirkan di Freshwater di Pulau Wight, Hooke menerima pendidikan awal di Sekolah Westminster. Pada 1653, Hooke mendapatkan tempat di Christ Church, Oxford. Di sana ia bertemu dengan Robert Boyle, dan mendapat pekerjaan sebagai asistennya.
Sejarah Penemuan Sel - Pada tahun 1665 yaitu pada umur 30 tahun , Robert Hooke mengamati sayatan gabus dari batang Quercus suber menggunakan mikroskop. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal dalam pengamatannya. Robert Hooke menyebut ruang ruang kosong tersebut dengan istilah cellulae artinya sel. Sel yang ditemukan Robert Hooke merupakan sel-sel gabus yang telah mati. Sejak penemuan itu, beberapa ilmuwan berlomba untuk mengetahui lebih banyak tentang sel.


2. Teori Sel Antony van Leeuwenhoek (1632–1723)

Antony van Leeuwenhoek atau Antonie Philips van Leeuwenhoek adalah ilmuwan Belanda yang berasal dari Delft. Ia disebut sebagai "Bapak Biologi", dan dianggap sebagai mikrobiolog pertama. Ia terlahir sebagai putra pembuat keranjang. Ia terkenal atas pengembangan mikroskop dan
kontrobusinya terhadap didirikannya mikrobiologi. Ia adalah orang pertama yang mengamati dan mendeskripsikan organisme bersel satu. Leeuwenhoek merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal. Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri. Antonie van Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup.

3.Teory Sel Robert Brown (1773-1858)

Robert brown (21 Desember 1773 – 10 Juni 1858) adalah botanis Skotlandia yang memberikan sumbangan penting terhadap botani melalui penemuan inti sel dan aliran sitoplasma. peningkatan pada desain lensa terjadi dan membawa sel menjadi lebih dapat terfokus diamati. Robert Brown, mengamati adanya titik buran
yang selalu ada pada sel telur, sel polen atau serbuk sari, sel dari jaringan anggrek yang sedang tumbuh.
Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel
atau nukleus. Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi dalam sel.


4. Teori Sel Matthias Schleiden (1804-1881)

Schleiden seorang (5 April 1804 - 23 Juni 1881) adalah seorang ahli botani Jerman dan pendiri teori sel, bersama dengan Theodor Schwann dan Rudolf Virchow.
Schleiden lahir di Hamburg dan didik di Heideberg sebiagai botani.
Schleiden mengadakan penelitian terhadap tumbuhan. Setelah
mengamati tubuh tumbuhan, ia menemukan bahwa banyak sel yang tubuh tumbuhan. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel.
Selain itu dia juga berpendapat bahwa nukleus dan perkembangan sel erat hubungannya. Berdasarkan hasil penelitiannya, Schleiden menyimpulkan bahwa masing-masing sel tanaman mengarah ke suatu kehidupan ganda, satu tergantung pada kehidupannya sendiri dan yang lain sebagai bagian integral tanaman.

5. Teori Sel Theodor Schwann (1810-1882)

Schwann adalah seorang ahli fisiologi dan ahli zoologi Jerman. Banyak kontribusi untuk biologi mencakup pengembangan teori sel, penemuan sel Schwann dalam sistem saraf perifer, penemuan dan studi pepsin, penemuan sifat organik ragi, dan penemuan metabolisme panjang.
Schwann melakukan penelitian terhadap hewan. Ternyata dalam pengamatannya tersebut ia melihat bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tubuh hewan adalah sel. Dari penelitian tersebut dia menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup.

6. Teori Sel Max Schultze (1825-1874)

Schultze lahir di Freiburg di Breisgau (Baden). Ia belajar kedokteran di Greifswald dan Berlin, dan diangkat sebagai profesor luar biasa di Halle pada 1854 dan lima tahun kemudian profesor biasa anatomi dan histologi dan direktur Institut Anatomi di Bonn. Ia meninggal di Bonn pada 16 Januari 1874. Dia adalah kakak dari dokter
kandungan Bernhard Sigmund Schultze (1827-1919). Schultze menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma bukan hanya bagian struktural sel, tetapi juga merupakan bagian penting sel sebagai tempat berlangsung reaksi-reaksi kimia kehidupan.Protoplasma juga merupakan tempat terjadinya proses hidup. Dari pendapat beberapa ahli biologi tersebut akhirnya melahirkan beberapa teori sel antara lain:
a. sel merupakan unit struktural makhluk hidup;
b. sel merupakan unit fungsional makhluk hidup;
c. sel merupakan unit reproduksi makhluk hidup;
d. sel merupakan unit hereditas.


7. Teori Sel Rudolf Virchow (1821–1902)

Virchow adalah seorang dokter, patologis, sejarahwan, ahli biologi, dan politikus Jerman. Virchow mempelajari ilmu kedokteran di Berlin pada akademi militer Prussia. Ia lulus pada 1843 dan menjadi profesor pada 1847. Dengan alasan politis, ia pindah ke Würzburg dua tahun kemudian, dan bekerja dalam bidang anatomi. Ia kembali ke Berlin pada 1856.
Virchow dikenal dengan berbagai penemuannya. Ia adalah orang pertama yang mengenal leukemia dan amat dikenal dengan hukumnya: Omnis cellula e cellula ("setiap sel berasal dari sel lainnya") yang ia kemukakan pada 1855. Hukum ini berdasarkan penemuannya bahwa bukan seluruh organisme, melainkan kelompok sel tertentu yang dalam keadaan tak sehat.
Selain itu Rudolf Virchow mengemukakan sel sebagai unit pertumbuhan terkecil makhluk hidup. Sel sebagai penyusun terkecil makhluk hidup selain menjalankan suatu fungsi kehidupan juga mengalami pertumbuhan. sel dapat mengalami perpanjangan ukuran maupun perbesaran volume sel.


8. Teori Sel Johanes Purkinye (1787–1869)

Johanes adalah seorang ahli anatomi dan ahli faal (fisiologi) berkebangsaan Ceko. Johanes dilahirkan di Libochovice, Bohemia. Pada 1819 ia selesai mengenyam pendidikan kedokteran di Universitas Praha. Di universitas ini kelak ia ditunjuk menjadi profesor ilmu faal setelah menyelesaikan disertasi doktoralnya.
Penemuannya yang sangat terkenal adalah sel Purkinje, sebuah sel saraf besar yang memiliki banyak cabang dendrit. Sel ini dapat ditemukan di otak kecil. Selain itu dia adalah orang pertama yang mengajukan istilah protoplasma untuk menamai bahan embrional sel telur.

9. Teori Sel Felix Dujardin (1802-1860)

adalah seorang ahli biologi Perancis lahir di Tours. Ia diingat untuk penelitian tentang protozoa dan invertebrata lainnya.
Pada tahun 1840 ia diangkat sebagai profesor geologi dan mineralogi di Universitas Toulouse, dan selama tahun berikutnya adalah seorang profesor zoologi dan botani di
Rennes. Kemudian dalam karirnya ia menjadi anggota Académie des Prancis ilmu. Mengenai latar belakang pendidikan.
Dujardin dikenal karena karyanya dengan kehidupan binatang mikroskopis, dan pada tahun 1834 mengusulkan bahwa kelompok baru organisme bersel satu disebut Rhizopoda; berarti "akar-kaki". Nama itu kemudian diubah menjadi Protozoa. Selain itu Dalam Foraminifera, ternyata dia menemukan sebuah kehidupan formless substansi yang dinamakannya "sarcode"; yang kemudian diganti oleh protoplasma oleh Hugo von Mohl, protoplasma itulah yang dia anggap bagian terpenting dalam sel.


10. Teori Sel Henri Dutrochet (1776-1847)


Rene Joachim Henri Dutrochet (November 14, 1776 - 4 Februari 1847) adalah seorang dokter ahli botani, Perancis dan fisiologi.
Dutrochet lahir di Poitou. Pada 1799 ia memasuki laut militer di Rochefort, tapi segera meninggalkannya untuk bergabung dengan tentara

Vendean. Pada 1802 ia mulai studi kedokteran di Paris, dan ia kemudian ditunjuk dokter kepala rumah sakit di Burgos. Henri Dutrochetmembuat hubungan antara sel-sel tumbuhan dan sel hewan eksplisit, dan dia mengusulkan bahwa sel bukan hanya unit struktural tetapi juga fisiologis. Henri Dutrochet juga mengemukakan Seluruh jaringan organik adalah sel bulat kecil yang disatukan oleh kekuatan adesif sedarhana. Dengan demikian, jaringan adalah kumpulan sel yang mengalami modifikasi.

Selasa, 05 Januari 2016

ULANGAN UMUM KELAS X SEMESTER 2

SOAL 

1. Sistem tumpang sari antara tanaman jagung dan kedelai menunjukkan interaksi....
a. merugikan karena tanaman j agung kurang mendapatkan cahaya
b. parasitisme karena tanaman kedelai mendapatkan makanannya dari tanaman jagung
c. menguntungkan karena tanaman kedelai menghasilkan senyawa nitrogen yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman jagung
d. merugikan kedua tanaman
e. menguntungkan karena tanaman kedelai menjadi subur

2. Organisme yang termasuk kelompok fotoautotrof berperan dalam mengubah ....
a. senyawa organik menjadi senyawa anorganik dengan bantuan energi kimia
b. senyawa organik menjadi senyawa anorganik dengan bantuan enegri matahari
c. senyawa organik menjadi senyawa anorganik tanpa bantuan energi
d. senyawa anorganik menjadi senyawa organik dengan bantuan energi cahaya
e. senyawa anorganik menjadi senyawa organik dengan bantuan energi kimia

3. Suksesi adalah....
a. perubahan bentuk makhluk hidup dalam waktu lama
b. pengikisan tanah oleh angin secara perlahan dan menimbulkan kerusakan
c. pembuatan jalan di lereng-lereng bukit dengan arah melingkar
d. perubahan lingkungan secara perlahan yang menuju ke arah perbaikan
e. perusakan lingkungan akibat masuknya bahan beracun berbahaya

4. Orang yang pertama kali memperkenalkan istilah ekologi adalah ....
a. Carl von Linne
b. L. Pasteur
c. M. Schultze
d. J. Lamaarck
e. E. Haeckel

5. Pada komunitas kolam terjadi interaksi, yang berperan sebagai produsen ialah ....
a. plankton karena sebagai jasad renik
b. rumput karena sebagai tumbuhan hijau
c. fitoplankton karena sebagai tingkat trofik satu
d. zooplankton karena sebagai tingkat trofik satu
e. eceng gondok karena merupakan tumbuhan hijau

6. Tujuan utama pendirian suaka margasatwa ialah....
a. rekreasi
b. pendidikan
c. penelitian
d. estetika
e. pelestarian

7. Salah satu zat kimia yang dapat menyebabkan penipisan lapisan ozon ialah ...
a. CFC
b. CO2
c. HCOOH
d. O2
e. H2O

8. Adaptasi tumbuhan berupa ukuran daun yang kecil, batang mengandung air, dan akar yang panjang merupakan bentuk adaptasi pada daerah....
a. padang rumput
b. semak belukar
c. savanna
d. gurun
e. tundra

9. Kumpulan suatu organisme yang saling berinteraksi dengan sesama jenis pada daerah dan waktu yang sama disebut....
a. populasi
b. ekosistem
c. komunitas
d. habitat
e. biosfer

10. Berikut ini adalah prinsip-prinsip ekologi yang dapat digunakan untuk mengurangi limbah yang mencemari lingkungan, kecuali....
a. reuse
b. recycle
c. remake
d. replace
e. reduce

11. Adaptasi pada perubahan suhu dilakukan oleh hewan poikiloterm, yaitu....
a. ikan mas, katak, dan buaya
b. bebek, kelelawar, dan anjing
c. anjing laut, ikan hiu, dan beruang
d. kelelawar, buaya, dan beruang
e. anjing, anjing laut, dan katak

12. Berikut ini adalah zat kimia yang dapat merusak ozon, kecuali...
a. halogen
b. metil bromida
c. CFC
d. metil kloroform
e. vinil klorida

13. Sebagai konsumen I burung pipit dan tikus di sawah melakukan interaksi yang bersifat....
a. parasitisme
b. kompetitif
c. mutualisme
d. predatorisme
e. komensalisme

14. Berikut ini fungsi dalam suatu ekosistem, kecuali....
a. aliran energi
b. siklus materi
c. regulasi energi
d. regulasi ekosistem
e. siklus biogeokimia


15. Perairan danau yang terbuka, jauh dari tepian, dan mendapatkan cahaya yang baik disebut....
a. zona literal
b. zona limnetik
c. zona afotik
d. zona bentik
e. zona fotik

16. Di dalam ekosistem sawah organisme yang paling mungkin mendapatkan aliran energi paling kecil ialah ....
a. musang
b. tikus
c. wereng
d. padi
e. ayam

17. Dalam siklus biogeokimia unsur yang paling dominan diberikan oleh tumbuhan ialah ....
a. karbon
b. fosfor
c. nitrogen
d. oksigen
e. hidrogen

18. Di bawah ini yang bukan senyawa pencemar utama ialah...
a. karbon monoksida
b. nitrogen dioksida
c. timbal
d. asam karbonat
e. sulfur dioksida

19. Dampak buruk yang mungkin terjadi akibat hujan asam ialah....
a. kanker kulit
b. menurunya pH tanah
c. meningkatnya keasaman tumbuhan
d. menurunkan kandungan kimia tanah
e. meningkatkan suhu udara

20. Protokol konvensi untuk menghapus produksi CFC disebut....
a. Montreal protocol
b. Kyoto protocol
c. Melbourne protocol
d. Oklahoma protocol
e. Boston protocol

21.Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengembalikan kesuburan tanah ialah . . . .
a. perlindungan flora dan fauna
b. rotasi tanaman
c. irigasi
d. sengkedan atau terasering
e. reboisasi

22.Semua unsur-unsur penyusun makhluk hidup dapat kembali ke tanah setelah mengalami perombakan oleh dekomposer. Prosesnya terjadi melalui . . . .
a. siklus materi
b. rantai makanan
c. piramida biomassa
d. daur biogeokimia
e. perpindahan energi

23. Proses suksesi pada sebuah hutan berlangsung baik apabila . . . .
a. pertanian dilakukan secara tumpang sari
b. perbaikan hutan dibiarkan secara alami
c. perladangan secara berpindah
d. penebangan liar tetap berlangsung
e. pembukaan lahan pertanian secara serampangan

24.Salah satu usaha yang dilakukan manusia untuk memelihara kesuburan tanah ialah . . . .
a. pembuatan saluran irigasi
b. melindungi flora dan fauna
c. melakukan rotasi jenis tanaman
d. melakukan reboisasi
e. membuat perkebunan yang luas

25.Bahan pencemar yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui rantai makanan adalah ….
a. logam berat dan pestisida
b. gas belerang dan karbon dioksida
c. gas belerang dan logam berat
d. pestisida dan karbon dioksida
e. karbon monoksida dan logam berat

26. Pencemaran udara dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini, kecuali . . . .
a. aktivitas gunung berapi
b. pembakaran hutan
c. industri berat
d. pemakaian detergen secara berlebihan
e. kendaraan bermotor

27. Berikut ini fungsi hutan hujan tropik Indonesia bagi lingkungan global, kecuali . . . .
a. mencegah terjadinya efek rumah kaca
b. menjaga kelestarian iklim global
c. menghasilkan devisa bagi negara
d. mengurangi kadar CO2 di udara
e. mengurangi pencemaran udara

28.Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali di suatu danau dapat menyebabkan ….
a. penyusutan air karena penguapan Iebih tinggi
b. kadar oksigen dalam perairan menurun
c. perairan menjadi kurang subur akibat pembusukan
d. air menjadi keruh karena tertahannya partikel tanah
e. ikan-ikan banyak yang mati kerena keracunan

29. Berikut ini adalah nama beberapa populasi dalam suatu komunitas;
1. pohon
2. tumut
3. lumut kerak
4. perdu
5. rumput
Urutan rangkaian suksesi dengan komponen-komponen berikut adalah ….
a. 1, 2, 3, 4, 5
b. 2, 3, 4, 5, 1
c. 3, 4, 5, 1, 2
d. 3, 2, 4, 5, 1
e. 3, 2, 5, 4, 1

30. Diketahui kondisi abiotik suatu habitat adalah sebagai berikut.
- suhu sangat panas di waktu siang hari
- suhu sangat dingin di waktu malam
- curah hujan rendah
Jika terbentuk ekosistem, maka ekosistem yang cocok adalah….
a. padang lumut
b. hutan tropis
c. hutan bakau
d. padang gurun
e. hutan meranggas

31. Organisme yang dapat digolongan sebagai dekomposer adalah….
a. jamur, dan alga
b. jamur, dan bakteri
c. jamur, dan lumut
d. lumut, dan bakteri
e. virus, dan bakteri

32. Dalam suatu ekosistem dapat terjadi interaksi antar populasi yang bertipe predasi. Manakah dari pasangan populasi berikut ini yang bertipe predasi?
a. sapi – rumput
b. benalu – pohon jambu
c. ular – tikus
d. jamur – alga biru
e. hiu – remora
33. Zat yang dapat mencemari lingkungan dan dapat mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup disebut ….
a. polusi
b. polutan
c. limbah
d. pencemaran
e. limbah domestik

34. Berikut ini merupakan pencemar dari alam, kecuali ….
a. gunung meletus
b. bunyi petir
c. asap gunung berapi
d. rusaknya lingkungan karena banjir
e. asap kendaran bermotor

35. Buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestic (rumah tangga), yang lebih dikenal sebagai sampah, yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis disebut ….
a. polusi
b. polutan
c. limbah
d. pencemaran
e. limbah domestik

36. Pakan ternak seperti sisa tumbuh-tumbuhan, sayuran, dan makanan adalah contoh limbah ….
a. organik
b. anorganik
c. padat
d. cair
e. domestik

37. Kompos merupakan hasil dari ….
a. pembakaran
b. penyimpanan
c. pengomposan
d. penghancuran
e. pencemaran

38. Sasaran pengelolaan lingkungan hidup tercantum dalam bab 2 pasal ….
a. 4 UU No. 23 Th. 1997
b. 4 UU No. 33 Th 1997
c. 3 UU No. 4 th 1997
d. 4 UU No. 13 Th. 1997
e. 4 UU No. 23 Th. 2007

39. Kebijakan moral manusia dalam pergaulannya dengan lingkungan untuk memelihara dan mengelola keseimbangan disebut ….
a. pengelolaan lingkungan
b. etika lingkungan
c. pelestarian lingkungan
d. upaya pengelolaan
e. pencegahan pencemaran

40. Berikut merupakan jenis-jenis limbah menurut karakteristiknya, kecuali ….
a. limbah cair
b. limbah padat
c. limbah gas dan partikel
d. B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
e. limbah organik

Senin, 04 Januari 2016

SOAL UKG BIOLOGI 2015

Biologi SMA


1. Fungsi utama dari penerapan penilaian portofolio adalah ...
A. mengumpulkan hasil karya siswa
B. meningkatkan rasa saling percaya
C. mengetahui peningkatan kemampuan siswa
D. menilai hasil belajar siswa
E. Semua jawaban benar


2. Informasi genetik yang dimiliki oleh DNA ditentukan oleh .....
A. urutan basa-basa yang menyusun DNA
B. ikatan basa – gula – fosfat
C. jumlah basa yang menyusun DNA
D. nukleotida penyusun DNA

3. Berikut ini merupakan cakupan penilaian ranah afektif, kecuali :
A. Mencatat (Recording )
B. Menerima (Receiving)
C. Menjawab (Responding)
D. Menilai (Valuing)
E. Semua jawaban salah

4. Suatu organisme mempunyai jumlah kromosom 24, mengalami pentaploid, maka jumlah kromosom nya menjadi..............
A. 27
B. 60
C. 120
D. 30


5. Penilaian yang mengacu pada rata-rata kelompok disebut ...
A. PAK
B. PAN
C. PAG
D. PAP
E. PUK

6. Cuping telinga pada hewan mammal termasuk …..
A. perikhondrium
B. kartilago hialin
C. kartilago elastis
D. kartilago fibrosa

7. Unsur yang menentukan perkembangan fisik motorik anak adalah....
A. organ, saraf, dan otak
B. otot, badan, dan otak
C. otot, saraf, dan otak
D. otot, saraf, dan pikiran
E. otak, mainan edukatif

8. Dalam suatu artikel konseptual, bagaimana teori/konsep yang ditawarkan dapat berkontribusi dalam peta pengetahuan dimuat pada bagian
A. abstrak
B. pendahuluan
C. diskusi
D. referensi
E. Ada 2 jawaban benar

9. Molekul DNA berbentuk cirkular pita ganda, berukuran kecil yang dapat melakukan self replikasi disebut
A. intron
B. exon
C. plasmid
D. transposable element

10. Analisis soal secara kualitatif sangat baik karena setiap soal dilihat oleh ....
A. ahli bidang studi secara mendalam walaupun tidak memerlukan pehitungan
B. beberapa ahli secara bersama-sama dalam diskusi didasarkan materinya
C. beberapa ahli yang berkompeten dalam kaidah penulisannya
D. ahli materi dengan menggunakan perhitungan yang sederhana
E. Ada 2 jawaban benar

11. Berikut ini merupakan komponen penilaian portofolio, kecuali ...
A. catatan pelajaran siswa
B. catatan harian sikap siswa
C. hasil pekerjaan siswa
D. profil perkembangan siswa
E. Semua jawaban benar

12. Penilaian acuan patokan menetukan keberhasilan siswa berdasarkan ...
A. rata-rata kelompok
B. kriteria yang telah ditetapkan
C. persentase kemampuan siswa
D. skor baku yang telah ditetapkan
E. Semua jawaban benar

13. Aspek-aspek yang menentukan karakteristik karya tulis, kecuali
A. sikap penulis
B. panjang tulisan
C. struktur sajian
D. penggunaan bahasa
E. Tidak ada jawaban benar

14. Analisis soal secara kualitatif sangat baik karena setiap soal dilihat oleh ....
A. ahli bidang studi secara mendalam walaupun tidak memerlukan pehitungan
B. beberapa ahli secara bersama-sama dalam diskusi didasarkan materinya
C. beberapa ahli yang berkompeten dalam kaidah penulisannya
D. ahli materi dengan menggunakan perhitungan yang sederhana
E. Ada 2 jawaban benar

15. Fungsi utama dari penerapan penilaian portofolio adalah ...
A. mengumpulkan hasil karya siswa
B. meningkatkan rasa saling percaya
C. mengetahui peningkatan kemampuan siswa
D. menilai hasil belajar siswa
E. Semua jawaban benar

16. Substansi suatu karya tulis ilmiah dapat mencakup berbagai hal, dari yang paling sederhana sampai dengan yang paling kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh subatansi karya tulis ilmiah, kecuali
A. pendidikan
B. kebudayaan
C. pemulung
D. informatika
E. Semua jawaban salah

17. Fanatism daerah yang kurang terkontrol, merupakan salah satu contoh hambatan yang timbul dalam inovasi pendidikan pada bidang . . . .
A. Cultural Block
B. Mental Block Barries
C. Social Block
D. System Block
E. Social System

18. Mereka merupakan kelompok massal yang umumnya ragu-ragu terhadap pengetahuan baru adalah . . . .
A. Late Majority
B. Late Adopters
C. Early Majority
D. Early Adopters
E. Ada 2 jawaban benar

19. Kondisi berikut ini muncul jika homeostasis terganggu .... kecuali
A. Munculnya diabetes melitus
B. Munculnya osteoporosis
C. Tekanan darah tinggi
D. Kadar asam urat yang meningkat
E. Munculnya rasa lapar ketika kadar gula darah turun

20. Aspek-aspek yang menentukan karakteristik karya tulis, kecuali
A. sikap penulis
B. panjang tulisan
C. struktur sajian
D. penggunaan bahasa
E. Tidak ada jawaban benar

21. Kemampuan siswa yang perlu dipertimbangkan ketika menerapkan teknik penilaian proyek adalah kemampuan ...
A. berpikir ilmiah, mulai dari penentuan topik, melakukan pengamatan, hingga penulisan laporan
B. mendesain hasil karya
C. memilih dan menggunakan alat di lapangan
D. menilai hasil karya secara analitis dan holistik
E. Semua jawaban benar

22. Tulisan analisis konseptual terdiri dari
A. judul, abstrak, data, pembahasan, dan referensi
B. judul, abstrak, pendahuluan, diskusi, referensi
C. judul pendahuluan, diskusi, kesimpulan referensi
D. judul, pendahuluan, temuan, pembahasan, referensi
E. Tidak ada jawaban benar

23. Artikel dapat dikelompokkan menjadi
A. artikel laporan dan artikel rujukan
B. artikel konseptual dan artikel teoritis
C. artikel hasil telaahan dan artikel teoritis
D. artikel hasil laporan dan artikel hasil telaahan
E. Tidak ada jawaban yang benar

24. Kebenaran ilmu pengetahuan bersifat
A. Mutlak
B. mantap
C. tentatif
D. pasti
E. Semua jawaban benar

25. Adat yang sudah mengakar dan mentradisi merupakan salah satu contoh hambatan yang timbul dalam inovasi pendidikan pada bidang . . . .
A. Cultural Block
B. Mental Block Barries
C. Social Block
D. System Block
E. Cultural Social

26. Rambu-rambu penilaian kelas yang perlu ditaati guru ketika melaksanakan penilaian adalah ...
A. fokuskan pada satu strategi penilaian
B. gunakan satu teknik penilaian tertentu
C. padukan penilaian dengan kegiatan belajar mengajar
D. gunakan format tertentu untuk mencatat hasil belajar siswa
E. Semua jawaban benar

27. Yang mana contoh sindrom akibat kelainan jumlah kromosom seks
A. Down Sindrom
B. Klinefelter sindrom
C. Patau sindrom
D. Edward Sindrom

28. Salah satu sifat perubahan dalam inovasi yaitu upaya penyusunan kembali berbagai komponen yang ada dalam siustem dengan maksud untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan, disebut . . . .
A. Addition
B. Restructuring
C. Alternation
D. Substitution
E. Tidak ada jawaban

29. Penilaian sikap lebih sulit dilakukan, karena ...
A. sumber kesalahan bersumber pada subjek yang dinilai
B. stabilitas emosi subjek yang dinilai
C. indikator perilaku sangat banyak jumlahnya
D. reliabilitasnya bergantung pada variabel perilaku yang relevan
E. Semua jawaban benar

30. Sel-sel yang terdapat pada jaringan saraf tetapi tidak berperan sebagai penghantar rangsang disebut :
A. sel-sel basalis
B. sel-sel glia
C. sel-sel neurosekretori
D. sel-sel neurosupraoptikus
E. sel-sel neuroparaventrikularis

31. Kebenaran ilmu pengetahuan bersifat
A. Mutlak
B. mantap
C. tentatif
D. pasti
E. Semua jawaban benar

32. Berikut ini merupakan komponen penilaian portofolio, kecuali ...
A. catatan pelajaran siswa
B. catatan harian sikap siswa
C. hasil pekerjaan siswa
D. profil perkembangan siswa
E. Semua jawaban benar

33. Aspek konstruksi yang perlu diperhatikan dalam menyusun butir soal uraian yaitu antara lain ...
A. Pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sesuai indikator
B. Rumusan kalimaat harus dalam bentuk kalimat tanya
C. Pertanyaan menuntut jawaban terurai dan ada pedoman pensekorannya
D. Rumusan kalimat tidak menimbulkan penafsiran ganda\
E. Ada 2 jawaban benar

34. Salah satu prinsip penilaian adalah reliabel. Salah satu upaya untuk menjamin reliabilitas suatu alat penilaian adalah ...
A. alat penilaian diujikan pada orang yang sama
B. alat penilaian diujikan pada orang yang berbeda
C. petunjuk pelaksanaan harus jelas
D. perlu alat penilain pembanding yang berbeda
E. Semua jawaban benar


35. Adanya saling pemahaman dalam komunikasi konvergen termasuk ke dalam komunikasi . . . .
A. Information
B. Convergence
C. Mutual Understanding
D. Network Relationship
E. Semua jawaban salah

36. Perubahan kodon triplet dari CTT menjadi CTA ataupun CTG tidak berpengaruh terhadap protein yang disintesis sebab ketiganya mengkode asam amino yang sama yaitu leusin. Kasus mutasi ini dikenal dengan istilah.....
A. mutasi silent
B. mutasi nonsens
C. mutasi missens
D. mutasi frameshift

37. Bagian penutup suatu karya tulis ilmiah, pada umumnya menyajikan tentang
A. rangkuman dan tindak lanjut
B. simpulan umum
C. rekomendasi penulis
D. simpulan dan saran
E. Ada dua jawaban benar

38. Sains mencakup:
(1) metode ilmiah
(2) sikap ilmiah
(3) produk ilmiah
(4) pengetahuan
Pernyataan yang benar adalah ....
A. pernyataan (1) dan (3)
B. pernyataan (2) dan (4)
C. pernyataan (2) dan (3)
D. pernyataan (1), (2), dan (3)
E. Pernyataan 1,2,3, 4

39. Adalah proses komunikasi dimana terjadi pembagian informasi bersama untuk mencapai suatu kesepakatan bersama, pernyataan tersebut termasuk komunikasi . . . .
A. Linier
B. Kontradiktif
C. Konvergen
D. Collective
E. Semua jawaban salah

40. Untuk membedakan karya tulis ilmiah dan karya tulis bukan ilmiah, seseorang dapat mengkaji berbagai aspek tulisan. Salah satu aspek yang dapat digunakan sebagai pembeda adalah
A. sistematika tulisan
B. panjang tulisan
C. ragam bahasa yang digunakan
D. pengarang
E. Ada 3 jawaban benar

41. Kapan tahapan observasi dilakukan?
A. mulai sebelum pelaksanaan
B. pada saat pelaksanaan tindakan
C. setelah pelaksanaan tindakan
D. semua jawaban benar
E. semua jawaban salah

42. Berikut ini merupakan manfaat dari penilaian kelas, kecuali ...
A. Memberikan umpan balik bagi siswa
B. Mendiagnosis kesulitan belajar siswa
C. Memberikan umpan balik bagi guru
D. Mengontrol perkembangan siswa
E. Semua jawaban salah

43. Cuping telinga pada hewan mammal termasuk …..
A. Perikhondrium
B. Kartilago hialin
C. Kartilago elastis
D. Kartilago fibrosa

44. Rekomendasi untuk judul adalah
A. 8-10 kata
B. 10-12 kata
C. 12-15 kata
D. 15-30 kata
E. 30-50 kata

45. Tulisan analisis konseptual terdiri dari
A. Judul, abstrak, data, pembahasan, dan referensi
B. Judul, abstrak, pendahuluan, diskusi, referensi
C. Judul pendahuluan, diskusi, kesimpulan referensi
D. Judul, pendahuluan, temuan, pembahasan, referensi
E. Tidak ada jawaban benar

46. Batas lulus purposif mengacu pada penilaian ...
A. Acuan norma
B. Acuan kriteria
C. Gabungan
D. Acuan norma atau kriteria
E. Semua jawaban benar

47. Kemampuan yang harus dimilki oleh lulusan dalam setiap mata pelajaran yang memiliki implikasi yang sangat signifikan dalam perencanaan, metodologi dan pengelolaan penilaian. Pernyataan tersebut merupakan pengertian yang terkandung dalam konsep :
A. Kompetensi
B. Standar kompetensi
C. Kompetensi dasar
D. Indikator pencapaian belajar.

48. Kelebihan soal obyektif antara lain ...
A. Materi uji luas, menyusunnya mudah, dan scoringnya cepat
B. Menyusunnya mudah, materi uji luas, dan dapat digunakan berulang
C. Scoringnya cepat, menyusunnya mudah, dan dapat digunakan berulang
D. Materi uji luas, scoringnya cepat dan dapat digunakan berulang
E. Ada 2 jawaban benar

49. Kondisi berikut ini muncul jika homeostasis terganggu .... kecuali
A. Munculnya diabetes melitus
B. Munculnya osteoporosis
C. Tekanan darah tinggi
D. Kadar asam urat yang meningkat
E. Munculnya rasa lapar ketika kadar gula darah turun

50. Daffa memperoleh skor tes IPA sebesar 90 . Skor maksimal dari tes tersebut adalah 120. Skor rata-rata di kelas Daffa 85, dengan simpangan baku 10. Skor z Daffa adalah ...
A. 0,5
B. 0,9
C. 3,0
D. 3,5
E. 2,5

Kunci Jawaban


1. C
2. A
3. A
4. C
5. B
6. C
7. C
8. C
9. C
10. C
11. A
12. B
13. B
14. C
15. C
16. C
17. C
18. A
19. B
20. B
21. C
22. B
23. C
24. A
25. A
26. C
27. A
28. B
29. D
30. C
31. A
32. A
33. C
34. C
35. C
36. A
37. D
38. C
39. C
40. A
41. D
42. D
43. C
44. B
45. B
46. B
47. B
48. D
49. B
50. A

Minggu, 03 Januari 2016

TUMBUHAN BERKEPING BIJI SATU ATAU DUA

Berdasarkan jumlah keping biji. tumbuhan yang memilki satu keeping biji dikelompokkan sebagai tumbuhan monokotil, dan tumbuhan yang memilki dua keping biji dikelompokkan menjadi tumbuhan dikotil (tumbuhan belah). Ciri-ciri lain untuk dapat membedakan tumbuhan monokotil dan dikotil diantarnya dapat dilihat dari bagian-bagian tubuh tumbuhan tersebut, seperti yang akan kita jelaskan dibawah ini:


Perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil

Tumbuhan Dikotil (berbiji belah / berkeping biji dua)

  • Tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan berbiji belah / berkeping dua. Tumbuhan dikotil memiliki sepasang daun lembaga yang sudah terbentuk sejak dalam tahap biji. Tumbuhan dikotil memiliki ciri-ciri khusus, berikut ciri-ciri tumbuhan dikotil:
  • Jumlah keping bijinya dua.
  • Bentuk akar tunggang.
  • Pola tulang daun dan bentuk sumsumnya menyirip / menjari.
  • Tidak memiliki tudung akar.
  • Pada akar dan batang, terdapat kambium dan dapat tumbuh serta berkembang menjadi besar.
  • Batangnya bercabang-cabang.
  • Jumlah kelopak bunganya dua, empat, lima, maupun kelipatannya.
  • tipe berkas pengangkut kolateral terbuka.
  • Pembuluh pengangkutnya teratur dalam lingkaran/cincin.
  • pertulangan daun menyirip ataupun menjari.
  • bagian-bagian bunga berjumlah 4, 5 atau kelipatannya.
  • memiliki 2 keping lembaga/kotiledon
Contoh tumbuhan famili dalam kelas dikotil:Euphorbiaceae
  • Contoh Manihot utilissima (singkong), Hevea brasiliensis (para, karet).
Moraceae
  • Contoh Ficus benjamina (beringin), Artocarpus integra (nangka), Artocarpus communis (keluwih).
Papilionaceae
  • Contoh Vigna sinensis (kacang panjang), Phaseolus radiatus (kacang hijau), Arachis hypogea (kacang tanah), Crotalaria sp (orok-orok).
Caesalpiniaceae
  • Contoh Caesalpinia pulcherrima (kembang merak), Tamarindus indica (asam).
Mimosaceae
  • Contoh Mimosa pudica (putri malu), Leucaena glauca (petai cina), Parkia speciosa (petai).
Malvaceae
  • Contoh Hibiscus tiliaceus (waru), Hibiscus rosasinensis (kembang sepatu), Gossipium sp (kapas).
Bombacaceae
  • Contoh Durio zibethinus (durian), Cieba pentandra (randu).
Rutaceae
  • Contoh Citrus nobilis (jeruk keprok), Citrus aurantifolia (jeruk nipis), Citrus maxima (jeruk gulung).
Myrtaceae
  • Contoh Psidium guajava (jambu biji), Melaleuca leucadendron (kayu putih), Eugenia aromatica (cengkeh).
Verbenaceae
  • Contoh Lantana camara (lantana), Tectona grandis (jati).
Labiatae/Lamiaceae
  • Contoh kentang hitam atau Coleus tuberosus.
Convolvulaceae
  • Contoh Ipomoea batatas (ubi jalar), Ipomoea reptans (kangkung).
Apocynaceae
  • Contoh Plumeria acuminate (kamboja), Allamanda cathartica (alamanda).
Rubiaceae
  • Contoh Morinda citrifolia (mengkudu, pace), Coffea Arabica (kopi), Cinchona suecirubra (kina).
DESKRIPSI
Suku Getah - getahan / Euphorbiaceae
Ciri-ciri:

  • Apabila dilukai bagian tubuhnya akan mengeluarkan getah (Batang mengandung getah)
  • Tulang daun menjari
  • Buah kendaga (memiliki 3 ruang yang masing-masing memiliki satu biji)
  • Contoh: Ceremai, Manihot utilissima (ketela pohon), Pohon jarak, Puring, Mimosaceae, Havea Brasiliensis (karet)
Suku petai-petaian
Ciri-ciri:
  • Berupa pohon atau perdu
  • Memiliki buah polong.
  • Contoh: Putri malu, Lamtora, Saga
Suku Johar-joharan/Caesalpiniaceae
Ciri-ciri:
  • Berupa pohon atau perdu
  • Memiliki buah polong
  • Contoh: Flamboyan, Kembang Merak
Suku kapas-kapasan/Malvaceae
Ciri-ciri:
  • Berupa semak atau perdu
  • Mahkota bunga lima saling melekat pendek
  • Contoh: Kapas
Suku terung-terungan (solonacaeae)
Ciri-ciri:
  • Berupa semak
  • Bunga berbentuk seperti terompet atau bintang
  • Mahkota 5 helai dan saling melekat
  • Buah buni /Buah kotak dengan lapisan dalam berair atau berdaging.
  • benang sari 5 buah
  • putik 1 buah
  • Contoh: Solanum lycopersicum (tomat), Capsicum annum (cabai), Kentang, Tembakau
Suku jambu-jambuan (Myrtaceae)
Ciri-ciri:
  1. Berupa perdu atau pohon berkayu
  2. Mahkota bunga kecil, benang sari banyak
  3. Contoh: Jambu air, Jambu biji, Jambu monyet, Jambu batu, Cengkeh
Suku Komposite
Ciri-ciri:

Memiliki bunga majemuk, yaitu bunga tepi dan bunga tabung
Bunga tabung memiliki putik, dan benang sari
Bunga tepi tidak memiliki putik dan benang sari
Contoh: Bunga dahlia, Bunga Crysan, Papilionaceae, Bunga matahari.


Suku Kacang-kacangan (Papilionaceace)
Ciri-ciri:

Mahkota bunga (bunga) berbentuk kupu - kupu
Buahnya polong dan sering ditemukan bintil akar.
Dalam setiap buah terdapat beberapa ruang biji, masing-masing mengandung satu biji
Contoh: Semua kacang-kacangan misal: Arachis hypogaea (kacang tanah), Vigna sinensis (kacang panjang).

Tumbuhan Monokotil (biji berkeping tunggal)
Tumbuhan biji berkeping tunggal (atau monokotil) merupakan salah satu dari dua kelompok besar tumbuhan berbunga yang secara klasik diajarkan, Ciri tumbuhan monokotil yang paling khas adalah bijinya tunggal karena hanya memiliki satu daun lembaga, berakar serabut, daun berseling, tumbuhan biji berkeping satu, tulang daun sejajar dan berbentuk pita.

Kelompok Monokotil diakui sebagai takson (sebagai kelas / subkelas) dalam berbagai sistem klasifikasi tumbuhan dan mendapat banyak nama, seperti Liliopsida, Monocotyledoneae dan Liliidae.


Berdasarkan analisis filogeni, Monokotil diketahui bersifat monofiletik atau holofiletik. Sistem klasifikasi APG II mengakui monokotil sebagai klad yang disebut monocots.


Terdapat sekitar 50.000 hingga 60.000 jenis yang telah dikenal; menurut IUCN terdapat 59.300 jenis. Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan) adalah suku yang memiliki anggota terbesar dalam dunia tumbuhan berbunga, dengan 20 ribu jenis.


Anggota suku padi-padian (Poaceae atau Graminae) dikenal sebagai suku dengan areal penanaman terluas di dunia karena nilai pentingnya sebagai sumber bahan pangan. Suku-suku lainnya yang tak kalah penting adalah suku pinang-pinangan (Arecaceae atau Palmae), suku bawang-bawangan (Alliaceae), suku temu-temuan (Zingiberaceae), dan suku pisang-pisangan (Musaceae). Banyak juga di antaranya yang dibudidayakan sebagai tanaman hias.


Ciri utama tumbuhan monokotil adalah akar berbentuk serabut, batang beruas-ruas, tidak berkambium, pertulangan daun sejajar atau melengkung, bagian-bagian bunga berjumlah tiga atau kelipatannya, memiliki satu kotiledon/keping lembaga. Beberapa contoh famili dalam kelas monokotil adalah sebagai berikut:
Liliaceae

  • Contoh Gloria superba (kembang telang), Lilium longiflorum (lilia gereja).
Amaryllidaceae
  • Contoh Agave cantala (kantala), Agave sisalana (sisal).
Poaceae
  • Contoh Zea mays (jagung), Andropogon sorghum (cantel), Oryza sativa (padi), Panicum milliaceum (jewawut).
Zingiberaceae
  • Contoh Zingiber officinale (jahe), Alpinia galanga (laos), Kaempferia galanga (kencur), Curcuma domestica (kunyit).
Musaceae
  • Contoh Musa textiles (pisang manila), Musa paradisiaca (pisang).
Orchidaceae
  • Contoh Dendrobium phalaenopsis, Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan).
Arecaceae
  • Contoh Cocos nucifera (kelapa), Elaeis guinensis (kelapa sawit), Arenga pinata (aren), Areca catechu (pinang).
Araceae
  • Contoh Colocasia esculenta (talas), Alocasia macroriza (sente), Xanthosoma violaceum (bentul).


Secara garis besar berikut contoh tumbuhan monokotil:

suku anggrek-anggrekan
suku padi-padian (Graminae)
suku pinang-pinangan (Palmae)
suku bawang-bawangan (alliaceae)
suku pisang-pisangan (Musaceae)


Ciri tumbuhan monokotil berdasarkan ciri fisik pembeda yang dimiliki:

  • Bentuk Akar Memiliki sistem akar serabut
  • Bentuk sumsum atau pola tulang daun Melengkung atau sejajar
  • Kaliptrogen / tudung akar Ada tudung akar / kaliptra
  • Jumlah keping biji atau kotiledon satu buah keping biji saja
  • Kandungan akar dan batang Tidak terdapat kambium
  • Jumlah kelopak bunga Umumnya adalah kelipatan tiga
  • Pelindung akar dan batang lembaga Ditemukan batang lembaga / koleoptil dan akar lembaga /keleorhiza
  • Pertumbuhan akar dan batang Tidak bisa tumbuh berkembang menjadi membesar
Perbedaan dikotil monokotil
Perbedaan Tumbuhan Monokotil dan Dikotil
Dilihat dari Bentuk akar Tumbuhan
  • Monokotil: Memiliki sistem akar serabut Tumbuhan
  • Dikotil: Memiliki sistem akar tunggang
Dilihat dari Bentuk sumsum atau pola tulang daun
  • Monokotil: Melengkung atau sejajar
  • Dikotil: Menyirip atau menjari

Dilihat dari Kaliptrogen / tudung akar
  • Monokotil: Ada tudung akar / kaliptra
  • Dikotil: Tidak terdapat ada tudung akar
Dilihat dari Jumlah keping biji atau kotiledon
  • Monokotil: satu buah keping biji saja
  • Dikotil: Ada dua buah keping biji
Dilihat dari Kandungan akar dan batang
  • Monokotil: Tidak terdapat cambium
  • Dikotil : Ada kambium
Dilihat dari Jumlah kelopak bunga
  • Monokotil: Umumnya adalah kelipatan tiga
  • Dikotil: Biasanya kelipatan empat atau lima
Dilihat dari Pelindung akar dan batang lembaga
  • Monokotil: Ditemukan batang lembaga / koleoptil dan akar lembaga / keleorhiza
  • Dikotil: Tidak ada pelindung koleorhiza maupun koleoptil

Dilihat dari Pertumbuhan akar dan batang
  • Monokotil: Tidak bisa tumbuh berkembang menjadi membesar
  • Dikotil: Bisa tumbuh berkembang menjadi membesar
Contoh Tumbuhan Monokotil dan Dikotil: Monokotil: Kelapa, Jagung. Dikotil: Kacang tanah, Mangga, Rambutan, Belimbing.

Perbedaan Pengelompokan Pada Tumbuhan Monokotil dan Tumbuhan Dikotil.
Tumbuhan dikotil dikelompokkan menjadi 5 suku, yaitu:

  1. Jarak-jarakan (Euphorbiaceae), contoh: jarak, ubi, karet
  2. Polong-polongan (Leguminoceae), contoh: pete, kacang
  3. Terung-terungan (Solanaceae), contoh: terong, cabe, tomat
  4. Jambu-jambuan (Myrtaceae), contoh: jambu biji, jambu air
  5. Komposite (Compositae), contoh: bunga matahari
  6. Tumbuhan monokotil dikelompokkan menjadi 5 suku, yaitu:
  7. Rumut-rumputan (Graminae), contoh: jagung, padi.
  8. Pinang-pinangan (Palmae), contoh: kelapa, sagu.
  9. Pisang-pisangan (Musaceae), contoh: pisang ambon, raja.
  10. Anggrek-angrekan (Orchidaceae), contoh: anggrek, vanili.
  11. Jahe-jahean (Zingiberaceae), contoh: jahe, kunyit.

SYSTEM PEREDARAN DARAH KELAS V SD

Sistem peredaran darah Manusia atau sistem kardiovaskular merupakan suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu serta pH tubuh (bagian dari homeostasis).

Sistem peredaran darah manusia merupakan sistem yang sangat berperan dalam keseluruhan aktifitas tubuh. Melalui peredaran darah zat makanan hasil pencernaan disebarkan ke seluruh tubuh.

Oksigen yang diperoleh dari sistem pernapasan disebarkan melalui peredaran darah serta karbon dioksida juga diangkut oleh peredaran darah untuk dikeluarkan melalui paru-paru. zat-zat yang tidak diperlukan tubuh dan Sisa makanan akan dibawa oleh aliran darah ke ginjal dan usus besar untuk dibuang. Bahkan sistem saraf pun akan terganggu kerjanya jika aliran darah ke otak tidak berjalan dengan benar.

A. Organ Sistem Peredaran Darah

Walaupun sistem peredaran darah terdapat pada seluruh bagian tubuh, namun organ utama penyusun sistem peredaran darah ialah Pembuluh Darah,  Jantung dan Darah.

1. Jantung

Jantung terletak di rongga dada, dilapisi oleh membran pelindung yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri dari jaringan ikat padat yang membentuk otot jantung dan suatu kerangka fibrosa. Serabut otot jantung beranastomosis secara erat dan bercabang-cabang.
struktur jantung
struktur jantung

a. Cara kerja dan Struktur Jantung
Jantung mamalia dan manusia memiliki empat ruangan, yaitu ventrikel kiri dan kanan dan atrium kiri dan kanan. Dinding ventrikel lebih tebal daripada dinding atrium, karena ventrikel harus bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke organ-organ tubuh yang lain. Selain itu, dinding ventrikel kiri juga lebih tebal dibanding ventrikel kanan, sebab ventrikel kiri bekerja lebih kuat memompa darah menuju seluruh tubuh.

Sedang ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru. Atrium kanan dan kiri dipisahkan oleh sekat yang dinamai septum atriorum. Sedang, sekat yang memisahkan ventrikel kanan dan kiri disebut septum interventrakularis.

Baca Juga: Fakta !, Kenapa harus segera Pipis setelah bercinta?

Darah kotor dari tubuh masuk ke atrium kanan, kemudian melalui katup yang disebut katup trikuspid mengalir ke ventrikel kanan. trikuspid berhubungan dengan adanya tiga daun jaringan yang terdapat di lubang antara ventrikel kanan dan atrium kanan. Kontraksi ventrikel akan menutup katup trikuspid, namun membuka katup pulmoner yang terletak pada lubang masuk arteri pulmoner.

Darah masuk ke dalam arteri pulmoner yang langsung bercabang-cabang menjadi cabang kiri dan kanan yang masing-masing menuju paru-paru kiri dan kanan. Arteri-arteri ini bercabang sampai membentuk arteriol.

Arteriol-arteriol memberi darah ke pembuluh kapiler dalam paru-paru. Di situlah darah melepaskan karbondioksida dan mengambil oksigen. kemudian, darah diangkut oleh pembuluh darah yang disebut venul, yang berfungsi sebagai saluran anak dari vena pulmoner. Empat vena pulmoner (dua dari setiap paru-paru) membawa darah kaya oksigen ke atrium kiri jantung. Hal tersebut merupakan bagian sistem sirkulasi yang dikenal sebagai sistem peredaran darah pendek / kecil (pulmoner). (Lebih jelasnya pada bagian Mekanisme Sistem Peredaran Darah)

Dari atrium kiri, darah mengalir ke ventrikel kiri melalui katup bikuspid. Kontraksi ventrikel akan membuka katup aortik pada lubang masuk ke aorta dan menutup katup bikuspid. Cabang-cabang yang pertama dari aorta terdapat tepat di dekat katup aortik. Dua lubang menuju ke arteri-arteri koroner kiri dan kanan.

Arteri koroner adalah pembuluh darah yang memberi makan sel-sel jantung. Arteri koroner menuju arteriol yang memberikan darah ke pembuluh kapiler yang menembus seluruh bagian jantung. lalu, darah diangkut oleh venul menuju ke vena koroner yang bermuara ke atrium kanan. Sistem sirkulasi ini sering disebut sistem koroner.

Disamping itu, aorta dari ventrikel kiri juga bercabang menjadi arteri yang mengedarkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh (kecuali paru"), kemudian darah miskin (kurang) oksigen diangkut dari jaringan tubuh oleh pembuluh vena ke jantung (atrium kanan). Peredaran darah ini sering dinamai peredaran darah panjang / besar. (Lebih jelasnya pada bagian Mekanisme Sistem Peredaran Darah)

b. Tekanan darah dan Denyut jantung
Otot jantung memiliki kemampuan untuk berdenyut sendiri secara terus menerus. Suatu sistem integrasi di dalam jantung memulai denyutan dan merangsang ruang-ruang di dalam jantung secara berurutan.

Impuls menyebar ke seluruh bagian atrium dan ke simpul atrioventrikel. Kemudian, impuls akan dilanjutkan ke otot ventrikel melalui serabut purkinje. Hal ini berlangsung cepat sehingga kontraksi ventrikel mulai pada apeks jantung dan menyebar dengan cepat ke arah pangkal arteri besar yang meninggalkan jantung.

Kecepatan denyut jantung dalam keadaan sehat berbeda-beda, dipengaruhi oleh aktivitas, makanan, pekerjaan, keadaan emosi serta umur. Kecepatan normal denyut nadi pada waktu bayi sekitar 140 kali permenit, denyut jantung ini makin menurun dengan bertambahnya umur, pada orang dewasa jumlah denyut jantung sekitar 70 sampai 80 per menit.

Biasanya saat seseorang beristirahat jantungnya berdetak sekitar 70 kali per menit serta memompa darah 70 ml setiap denyut (volume denyutan adalah 70 ml). Jadi jumlah darah yang dipompa setiap menit ialah 70 × 70 ml atau 4,9 liter. Sewaktu banyak bergerak, seperti olahraga, kecepatan jantung dapat berubah menjadi 140 per menit dan volume denyut lebih dari 140 ml. Hal tersebut, membuat daya pompa jantung sekitar 19,6 liter per menit.

Darah dapat mengalir dikarena kekuatan yang disebabkan dari kontraksi ventrikel kiri. Sentakan darah yang terjadi pada setiap kontraksi dipindahkan melalui dinding otot yang elastis dari seluruh sistem arteri. Kejadian saat jantung berkontraksi atau pada saat darah meninggalkan jantung disebut sistol. sedang ketika jantung mengendur atau sewaktu darah memasuki jantung sering disebut diastol.

Tekanan darah pada orang sehat yang normal adalah sekitar 120 atau 80 mm Hg. 120 ialah tekanan sistol, sedangkan 80 merupakan tekanan diastol.

2. Darah

Darah pada manusia terdiri dari plasma darah dan bagian sisanya berupa bagian yang padat, yaitu butir-butir darah atau sel-sel darah. Plasma darah atau cairan darah merupakan bagian cair dari darah yang merupakan 55 % dari bagian darah itu sendiri. Plasma darah, terdiri atas air (skitar 90%), zat-zat yang terlarut, yaitu protein darah, sari-sari makanan (asam amino dan glukosa), hormon, antibodi, enzim dan zat sisa metabolisme, serta gas-gas (nitrogen, karbondioksida dan oksigen).

Di dalam plasma darah terdapat pula fibrinogen yang dapat berubah menjadi benang-benang fibrin, yang berfungsi untuk menutup luka. Plasma darah yang telah dipisahkan fibrinogennya dinamakan serum. Cairan darah atau plasma darah mengangkut sari-sari makanan dari usus kemudian ke hati, dari hati disebarkan ke seluruh bagian tubuh. Plasma darah mengangkut sisa metabolisme berupa karbondioksida (sebagian diangkut oleh darah merah) kembali dari jaringan ke jantung lalu ke paru-paru.

Sisa metabolisme lain berupa zat urea diangkut dari jaringan ke organ pengeluaran, yaitu ginjal. Plasma darah mengangkut hormon dari kelenjar buntu ke bagian tubuh yang membutuhkan. Plasma darah juga berfungsi sebagai penjaga tekanan osmosis cairan tubuh sebab plasma darah mengandung garam-garam tertentu serta molekul-molekul protein.
sel darah, Sel darah merah (Eritrosit), Keping darah (Trombosit), Sel darah putih (Leukosit)
Sel Darah (Sel darah merah, Keping darah, Sel darah putih)

Sel-sel darah, terdiri dari sel darah putih (Leukosit), sel darah merah (Eritrosit), dan keping darah (Trombosit).
  • Sel darah merah (Eritrosit) adalah bagian terbesar dari sel darah yaitu sekitar 99 %. Eritrosit berbentuk bikonkaf, yaitu bulat, pipih, tengahnya cekung, sering berada pada kondisi bertumpukan.
  • Keping darah (Trombosit) berbentuk kecil, tidak teratur, berkelompok membentuk kepingan-kepingan di dalam darah dan tidak berinti.
  • Sel darah putih (Leukosit) memiliki ukuran lebih besar dibanding Eritrosit, tidak berpigmen, dan memiliki inti yang bentuknya berfariasi. 

Eritrosit (Sel darah merah) berperan sebagai penentu golongan darah seseorang juga berfungsi sebagai pengangkut oksigen. Oksigen diangkut oleh darah dengan cara diikat oleh hemoglobin. Hemoglobin yang telah mengikat O2 menyebabkan darah berwarna merah dan disebut sebagai oksihemoglobin. Reaksi pengikatan O2 oleh hemoglobin terjadi di dalam paru-paru, sedangkan pelepasan O2 oleh hemoglobin dilakukan di dalam sel di seluruh tubuh.
Eritrosit dibentuk oleh sumsum merah pada tulang pipa dan tulang pipih. Saat bayi dalam kandungan, sel darah merah dibentuk oleh limpa dan hati. Sel darah merah yang telah tua (berumur skitar 120 hari) akan dirombak di hati dan limpa. Di dalam hati, hemoglobin diubah menjadi zat empedu (bilirubin). Zat besi yang dilepaskan oleh hemoglobin digunakan untuk membuat sel darah merah baru.

Leukosit (Sel darah putih) dibentuk di sumsum merah pada tulang limpa, pipih serta kelenjar getah bening. Fungsi Leukosit ialah untuk membunuh kuman penyakit dalam tubuh dan membentuk antibodi.
Bentuk bentuk sel darah putih
Bentuk bentuk sel darah putih

Pada jaringan yang mengalami luka sering timbul nanah. Nanah terdiri atas kuman yang mati, sel darah putih yang rusak, dan sel jaringan yang rusak.

Fagosit dapat membunuh kuman penyakit dengan cara "memakannya". Fagosit dapat bergerak seperti Amoeba dan dapat keluar menembus dinding kapiler darah menuju jaringan sekitarnya.

Sedangkan Limfosit menyerang kuman dengan cara membentuk antibodi. Antibodi akan bereaksi dengan kuman membentuk gumpalan. Gumpalan itu kemudian akan "dimakan" oleh fagosit. Limfosit juga dapat menghasilkan antibodi berupa antitoksin, yang dapat menetralkan racun yang dihasilkan oleh kuman.

Trombosit (Keping darah) dibuat dalam sumsum merah. Dalam 1 mm3 darah terdapat 250.000 keping darah, yang merupakan 0,6% dari padatan darah. Keping darah berguna dalam proses pembekuan darah apabila terjadi luka. Saat terjadi luka, trombosit mengeluarkan enzim trombokinase yang akan mengubah protrombin menjadi trombin. Trombin akan mengubah protein darah, yaitu fibrinogen, menjadi benang-benang fibrin. Benang-benang fibrin seperti jaring-jaring yang memerangkap sel darah merah sehingga darah berhenti mengalir.

3. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan jalan bagi darah yang mengalir dari jantung menuju ke jaringan tubuh, dan sebaliknya. Pembuluh darah dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu pembuluh kapiler, pembuluh vena dan pembuluh nadi.

A. Pembuluh kapiler
Pembuluh kapiler adalah pembuluh darah kecil yang memiliki diameter kira-kira sebesar sel darah merah, yaitu 7,5 μm. Meskipun diameter sebuah kapiler sangat kecil, jumlah kapiler yang timbul dari sebuah arteriol tergolong besar sehingga total daerah sayatan melintang yang tersedia untuk aliran darah meningkat. Pada orang dewasa kira-kira terdapat 90.000 km kapiler.

Dinding kapiler terdiri atas satu lapis sel epitel yang permiabel daripada membran plasma sel. Asam amino, Glukosa, Oksigen, serta berbagai ion dan zat lain yang diperlukan secara mudah dapat berdifusi melalui dinding kapiler ke dalam cairan interstitium mengikuti gradien konsentrasinya. Sebaliknya, limbah nitrogen, karbondioksida, serta hasil sampingan metabolisme lain dapat dengan mudah berdifusi ke dalam darah.

B. Pembuluh vena
Pembuluh vena (pembuluh balik) merupakan pembuluh darah yang membawa darah ke arah jantung. Pembuluh balik terdiri atas tiga lapisan, seperti pembuluh arteri. Dari lapisan dalam ke arah luar adalahendotel, otot polos dan jaringan elastik, serta jaringan ikat fibrosa.

Pada sepanjang pembuluh vena, terdapat katup-katup yang mencegah darah kembali ke jaringan tubuh. Pembuluh vena terletak lebih ke permukaan pada jaringan tubuh daripada pembuluh arteri.

Pada mamalia dan manusia, selain pembuluh darah vena dari jaringan tubuh yang kembali ke jantung, ada pula vena yang sebelum kembali ke jantung singgah dahulu ke suatu alat tubuh, misalnya darah dari usus sebelum ke jantung singgah dulu di hati. Peredaran darah seperti ini disebut sistem vena porta.

C. Pembuluh nadi
Pembuluh nadi (pembuluh arteri) merupakan pembuluh darah yang membawa darah dari jantung menuju kapiler. Arteri vertebrata dilapisi endotel dan memiliki dinding yang relatif tebal yang mengandung otot polos dan jaringan ikat elastis. Arteri cenderung terletak agak lebih dalam di jaringan badan.

Dinding arteri besar (aorta) yang keluar dari jantung banyak mengandung jaringan ikat. Kekuatan tiap sistol ventrikel mendorong darah ke dalam arteri dan melebarkannya agar dapat menampung darah tersebut. Pada waktu diastol, kelenturan dinding bagian pertama arteri tersebut membantu mendorong darah ke bagian arteri yang menjadi lebar. Elastisitas arteri yang besar itu mengubah arus darah menjadi tenang.

Kontraksi dan Peregangan arteri yang terjadi bergantian dengan sangat cepat menuju perifer (7,5 m per detik) yang dapat dirasakan sebagai denyut nadi. Setelah arteri mencapai jaringan, arteri akan bercabang-cabang. Pada tiap cabang rongga saluran menjadi semakin sempit, tetapi jumlah luas penampang semakin besar sehingga tekanannya menurun dan kecepatan arus darah berkurang.
Perbedaan pembuluh vena dengan pembuluh arteri dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Perbedaan pembuluh vena dengan pembuluh arteri
Perbedaan pembuluh vena dengan pembuluh arteri

B. Mekanisme Sistem Peredaran Darah

Kerja sistem peredaran darah dikontrol oleh jantung, yang memompa darah sehingga dapat beredar ke seluruh tubuh. Saat otot jantung berelaksasi, jantung dalam keadaan mengembang, volumenya besar, dan tekanannya kecil. Akibatnya, darah dari vena kava (darah kotor dari tubuh), masuk ke dalam serambi kanan, klep AV membuka dan darah terus masuk ke bilik kanan. Sementara di belahan jantung sebelah kiri, darah dari vena pulmonalis (darah bersih dari paru-paru) masuk ke bilik kiri.

Saat otot jantung berkontraksi jantung dalam keadaan mengerut. Darah yang sudah ada dalam bilik kanan dipompa masuk ke arteri pulmonalis. Waktu itu klep AV menutup sedangkan klep ke arteri pulmonalis membuka. Di bagian jantung sebelah kiri, darah di dalam bilik kiri dipompa masuk ke aorta. Pada saat itu, klep AV menutup, sedangkan klep ke aorta membuka.
Pada sistem peredaran darah manusia terdapat dua lintasan peredaran darah, yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Kedua peredaran darah ini disebut peredaran darah ganda.

1. Peredaran darah besar/panjang/sistemik
Peredaran darah besar merupakan peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.
Peredaran darah besar
Peredaran darah besar

2. Peredaran darah kecil/pendek/pulmonal
Peredaran darah kecil merupakan peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang kemudian akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.
Peredaran darah kecil
Peredaran darah kecil

Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah.

Pada kapiler terdapat spingter prakapiler mengatur aliran darah ke kapiler:
  • Bila spingter prakapiler berkontraksi, kapiler akan tertutup dan aliran darah yang melalui kapiler tersebut akan berkurang.
  • Bila spingter prakapiler berelaksasi maka kapiler-kapiler yang bercabang dari pembuluh darah utama membuka dan darah mengalir ke kapiler.

Pada vena bila otot berkontraksi maka vena akan terperas dan kelepak yang terdapat pada jaringan akan bertindak sebagai katup satu arah yang menjaga agar darah mengalir hanya menuju ke jantung.

C. Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah

Penyakit atau Kelainan pada sistem peredaran darah antara lain:
  • Anemia adalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
  • Ambolus adalah tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
  • Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak)
  • Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis
  • Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
  • Hemeroid (ambeien) yaitu pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
  • Varises merupakan pelebaran pembuluh darah di betis
  • Trombus merupakan tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak.
  • Leukemia (kanker darah ) adalah peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
  • Thalasemia adalah anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.
  • Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas).

Sekian Artikel tentang Penjabaran Sistem Peredaran Darah Manusia. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian Organ Sistem Peredaran Darah, materi tentang Darah, materi tentang Jantung, materi tentang Pembuluh darah, Mekanisme Sistem Peredaran Darah, Peredaran darah besar, Peredaran darah kecil dan Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah.