Kamis, 18 April 2013

HORMON SITOKININ - ZEATIN


Hormon Sitokinin
  • Asal kata : Bahasa Latin
  • Penemu : Van Overbeek
  • Objek penelitian : pertumbuhan embrio dan air kelapa muda
  • Hasil penelitian : mengisolasi zat yang menyebabkan pembelahan sel (sitokinesis) yang disebut kinetin
  • Jenis : Kinetin, Zeatin (pada jagung) benzil amino purin
  • Kesimpulan : pemanfaatan sitokinin secara umum menyebabkan pertumbuhan tunas-tunas samping (lateral) sehingga tanaman menjadi rimbun
  • Jadi sitokinin merupakan salah satu zat pengatur tumbuh yang terdapat pada tanaman. 
  • Sitokinin pertama kali di temukan pada kultur jaringan tembakau yang ditumbuhkan pada media sintetis. 
  • Sitokinin juga di temukan pada air kelapa dan endosperma cair jagung, salah satu jenis sitokinin alami adalah Zeatin.\
  • Sitokinin berfungsi untuk memacu pembelahan sel (celldivision) dan pembentukan organ. sitokinin dapat menunda penuaan berbagai jenis tanaman, sehingga bisa di gunakan untuk memperpanjang umur panen tanaman. \
  • Dalam struktur reproduksi, sitokinin berfungsi untuk mempertahankan hidup tumbuhan dengan memacu pergerakan gula, asam amino, dan berbagai hara dari daun dewasa menuju bunga dan buah. Pada tanaman bunga seperti mawar dan anyelir- penamabhan sitokinin pada saat bunga mulai tua dapat menghambat penuaan.
  • Pada tanaman sayuran seperti Kubis, penambahan sitokinin dapat meningkatkan daya simpananya. Sitokinin juga dapat membantu sel-sel muda untuk meningkatkan daya tampung mineral yang diangkut oleh floem dan memacu pertumbuhan kuncup samping tumbuhan dikotil. \
  • Sitokinin juga berfungsi untuk memacu sel kotiledon dan daun tumbuhan dikotil. Kotiledon ini akan berfungsi menjadi organ fotosintetis yang bagus. Fungsi sitokinin yang penting adalah memacu perkembangan etioplas menjadi kloroplas dan meningkatkan laju klorofil. Akibatnya, laju fotosintetis akan meningkat. sama hal nya dengan giberelin dan auksin, Sitokinin juga telah Beredar di pasaran secara komersial. salah satunya adalah Benziladenin.
  • Bersama dengan Auksin, sitokinin berfungsi dalam pertumbuhan sel meristem dan memengaruhi perkembangan kuncup, batang, dan daun. Perpaduan anatara sitokinin dan IAA dapat mengembalikan pertumbuhan serta perkembangan tumor mahkota pada batang tanaman dikotil dan gymnospermae.
  • Sitokinin mengandung bahan yang penting untuk merangsang pembelahan sel yang diisolasi dari bagian tumbuhan. F Skoog menemukan zat yang memberikan efek demikian dari DNA hewan yang kemudian diketahui sebagai 6 furfuril aminopurin yang selanjutnya diberi nama kinetin. Senyawa sintetik yang lain seperti 6 benzilaminopurin diketahui memberikan efek yang sama dengan kinetin dan diberi nama kinin. Hormone dan senyawa- senyawa yang memberikan pengaruh pada pembelahan sekarang disebut sitokinin (hormon yang merangsang sitokinesis) Sitokinin juga berpengaruh pada pertumbuhan dan diferensiasi akar, dan pertumbuhan secara umum, mendorong perkecambahan;,dan menunda penuaan. 
  • Tempat dihasilkannya sitokinin adalah  pada akar, embrio dan buah, berpindah dari akar ke organ lain. 
  • Sitokinin berperan dalam menstimulus pembelahan sel dan merangsang tunas pucuk pada kultur tanaman.



PERAN
Fungsi Sitokinin
  1. Bersama auksin, dan giberelin merangsang pembelahan dan pemanjangan sel
  2. Menghambat dominansi apikal oleh auksin
  3. Merangsang pertumbuhan kuncup lateral
  4. Merangsang pemanjangan titik tumbuh
  5. Mematahkan dormansi biji serta merangsang pertumbuhan embrio
  6. Merangsang pembentukan akar cabang
  7. Menghambat pertumbuhan akar adventive
  8. Menghambat proses penuaan (senescence) daun, bunga dan buah dengan cara mengontrol proses kemunduran yang menyebabkan kematian sel-sel daun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar